Jakarta (12/11/2012) KPK meminta keterangan Mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara atau BUMN, Sofyan Djalil untuk diperiksa terkait penyidikan kasus dugaan korupsi pengadaan Outsourcing Roll Out-Customer atau CIS-RISI di PLN tahun anggaran 2004-2008. usai diperiksa di kantor KPK hari ini, Sofyan Djalil mengatakan saat ia menjabat sebagai komisaris ia tidak setuju direksi PLN melakukan penunjukkan langsung terhadap rekanan tender.
Tapi kemudian, penunjukan langsung dilakukan pada tahun 2004 saat ia sudah tidak lagi menjabat sebagai komisaris. Pertimbangan direksi waktu itu, menilai proyek ini mendesak karena ada teknologi unik sedangkan komisaris berpendapat tidak ada yang unik di proyek ini sehingga bisa ditenderkan.
Mantan menteri BUMN, Sofyan Djalil menambahkan pada pemeriksaan ini KPK menanyakan alasannya yang saat itu tidak setuju terhadap penunjukkan langsung proyek tersebut. I-listeners, pada pemeriksaan kali ini, Sofyan ditanyakan seputar keterlibatan tersangka Gani Abdul Gani yang merupakan mantan Direktur Umum PT Netway Utama yang diduga menerima pemberian terkait proyek yang diperkirakan merugikan keuangan negara sekitar Rp 46 miliar ini. (eko/ary)





![Cerita di Balik Syuting Petualangan Sherina 2! [NGOBROL BARENG] Cerita di Balik Syuting Petualangan Sherina 2! [NGOBROL BARENG]](https://iswaranetwork.com/wp-content/uploads/2023/10/Cerita-di-Balik-Syuting-Petualangan-Sherina-2-NGOBROL-BARENG-180x135.webp)









