Pemerintah RI Protes Iklan “TKI On Sale” di Malaysia

51
0

Jakarta (29/10/2012) Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia atau BNP2TKI, Mohammad Jumhur Hidayat  mengecam keras promosi atau iklan “TKI on Sale” oleh Malaysia. Jumhur berharap pemerintah Malaysia melarang iklan “TKI On Sale”  karena merupakan perbuatan tidak beradab dan tidak selayaknya terjadi.

Apalagi, pemerintah Indonesia masih memberlakukan kebijakan penghentian sementara atau moratorium penempatan TKI PLRT ke Malaysia karena Malaysia tak mampu memberikan jaminan perlindungan yang baik kepada TKI. BNP2TKi pun sudah mengirimkan surat resmi ke Perwakilan RI untuk dilakukan protes dalam bentuk keberatan diplomatik oleh KBRI Kuala Lumpur.

Dubes Malaysia Pastikan Iklan TKI On Sale Liar 

Di Kesempatan terpisah, Kedutaan Besar Malaysia untuk indonesia memastikan  iklan “TKI On Sale” atau diskon TKI di Malaysia tidak resmi. Di balaikota Jakarta hari ini, Dubes Malaysia untuk Indonesia, Datuk Syed Munshe Afdzaruddin Syed Hassan menegaskan iklan tersebut dibuat oleh pihak yang tidak bertanggung jawab  dan sudah dilaporkan kepada pihak berwenang di Kuala Lumpur untuk mencari siapa pelakunya.

Ia pun berjanji  akan melakukan tindakan tegas agar hal seperti ini tak terulang  supaya tidak mengganggu hubungan diplomatik kedua negara. Sebelumnya, Migrant Care menemukan banyaknya selebaran iklan TKI On sale atau diskon layanan TKI di jalanan kawasan Chow Kit, daerah yang banyak menggunakan jasa TKI di Kuala Lumpur. Dalam iklan itu, disebutkan kalau jasa pembantu Rumah tangga dari Indonesia memiliki tarif yang cukup murah bahkan pengguna jasanya dijanjikan mendapat diskon. (eko/din)

Post Author

LEAVE A REPLY