Pemerintah Komitmen Perkuat Industri Pertahanan Dalam Negeri

45
0

Jakarta (05/10/2012) Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengingatkan Tentara Nasional indonesia untuk tetap menjadi komponen utama dalam sistem pertahanan negara. Saat menjadi inspektur upacara diperingatan HUT TNI ke 67 Presiden Yudhoyono juga mengingatkan perang adalah pilihan terakhir dalam melindungi kedaulatan negara.

Komitmen itu juga sebagai bukti kalau Indonesia lebih mengedepankan perdamaian dunia  meski kedaulaatan NKRI adalah harga mati. Dalam kesempatan ini, Presiden Yudhoyono juga berjanji  akan terus menambah anggaran TNI untuk menciptakan postur pertahanan negara yang ideal.

Presiden SBY Sudah Tandatangani Undang-Undang Industri Pertahanan 

Presiden Yudhoyono juga memastikan  kalau penambahan dan perbaikan alutsista yang ada saat ini  bukan untuk menggelorakan perlombaan senjata dikawasan Asia  termasuk bukan untuk menjadikan Indonesia sebagai negara yang Agresif secara militer. Presiden Yudhoyono menambahkan dirinya juga sudah menandatangani Undang-Undang Industri Pertahanan yang rancangannya sudah disahkan DPR tanggal 2 Oktober 2012.

Dengan adanya Undang-undang Industri Pertahanan pemerintah juga terus melakukan pengadaan alutsista dari dalam negeri untuk memperkuat kemandirian nasional. I-Listeners, Dalam ulang tahun TNI ke 67 ini  TNI juga memamerkan sejumlah alat utama sistem persenjataan senjata atau alutsista baru seperti atraksi helikopter dari tim pegasus Angkatan Udara dan beberapa tank dan pesawat Super Tucano. (eko/ald)

Post Author

LEAVE A REPLY