Polri Terus Kejar Penembak Tukang Ojek di Jayapura

47
0

Jakarta (11/06/2012) Seorang anggota Satuan Pengamanan atau satpam tewas ditembak  dikawasan halaman FKIP Univesitas Cendrawasih, Kelurahan Kota Baru  Distrik Abepura, Jayapura, Papua tadi malam. Di Mabes Polri Jakarta hari ini  Kabag Penum Mabes Polri Kombes, Boy Rafli Amar mengatakan penyerangan terjadi sekitar jam 10 malam waktu Papua sedangkan korban adalah Satpam pertokoan Saga Mall Abepura  bernama Tri Surono.

Saat itu Korban yang juga berprofesi sebagai tukang ojek ini  sedang mengantarkan pelaku yang berpura-pura menjadi penumpang ke halaman Fakultas Keguruan, kampus lama Universitas Cenderawasih, Abepura, Jayapura. Korban kemudian ditembak di bagian tengkuk leher bagian belakang hingga tembus ke depan. Boy menambahkan sampai saat ini Kepolisian Daerah Papua masih melakukan pengejaran terhadap pelaku dan masih melakukan olah TKP. Selain itu pihaknya juga sedang memeriksa beberapa saksi-saksi.

BIN Tuding OPM Dibalik Aksi Penembakan Misterius di Papua 

Sementara itu, Badan Intelijen Negara atau BIN menduga rangkaian penembakan misterius di Papua akhir-akhir ini terkait dengan aktifitas anggota Organisasi Papua Merdeka atau OPM yang selama ini berada di hutan mulai masuk ke kota Jayapura. Saat ditemui sebelum rapat dengar pendapat dengan komisi 1 DPR di Gedung MPR DPR RI Jakarta, hari ini  Kepala BIN, Marciano Norman, mengatakan  kelompok bersenjata di hutan bersatu dengan organisasi politik di kota untuk membuat situasi di Papua seperti sekarang ini.

Tujuan mereka agar Papua mendapat perhatian internasional termasuk organisasi HAM internasional. Meski begitu, Marciano membantah adanya keterlibatan kelompok bersenjata asing yang ikut dalam aksi-aksi penembakan tersebut. Namun menurut Marciano bisa saja ada dukungan moril dari pihak asing agar Papua merdeka karena adanya kepentingan asing. BIN saat ini masih menyelidiki aksi-aksi penembakan misterius di Papua terkait dengan Pemilukada yang akan digelar di Papua 2013 mendatang. (eko/ald/nuk)

Post Author

LEAVE A REPLY