Jakarta (05/11/2012) Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan-3 2012 mencapai 6,17 persen atau turun dari triwulan-2 2012 sebesar 6,4 persen. Dalam konferensi pers dikantornya hari ini, Kepala Badan Pusat Statistik atau BPS Suryamin mengatakan penurunan pertumbuhan perekonomian ini disebabkan kinerja sektor pertambangan dan migas mengalami penurunan secara year on year sebesar minus 0,09 persen.
Penurunan di sektor pertambangan ini diduga karena sudah terbatasnya lahan-lahan pertambangan dan migas di Indonesia. Sebelumnya, dalam APBN-P 2012 pemerintah menargetkan pertumbuhan perekonomian Indonesia bisa mencapai 6,7 persen.
Sementara itu, untuk tingkat pengangguran terbuka di Indonesia BPS mencatat hingga Agustus 2012 mencapai 6,14 persen atau 7,24 juta orang. Angka itu mengalami penurunan jika dibandingkan dengan Agustus 2011 sebesar 6,56 persen atau 7,7 juta orang. Penurunan dikarenakan naiknya jumlah penduduk yang bekerja diberbagai sektor seperti sektor industri yang mengalami kenaikan sebesar 5,71 persen dan juga sektor jasa kemasyarakatan yang naik sebesar 450 ribu orang.
Kepala BPS Suryamin menambahkan ada beberapa sektor yang mengalami penurunan tenaga kerja yaitu sektor pertanian sebesar 1,14 persen, sektor perdagangan dan juga sektor transportasi, pergudangan dan komunikasi. (eko/git)





![Cerita di Balik Syuting Petualangan Sherina 2! [NGOBROL BARENG] Cerita di Balik Syuting Petualangan Sherina 2! [NGOBROL BARENG]](https://iswaranetwork.com/wp-content/uploads/2023/10/Cerita-di-Balik-Syuting-Petualangan-Sherina-2-NGOBROL-BARENG-180x135.webp)









