Jakarta (12/06/2012) Persoalan kemacetan dan lingkungan akan menimbulkan masalah bagi warga Jakarta jika tidak segera ditangani. Demikian disampaikan Direktur Eksekutif Center for Information and Development Studies atau CIDES, Rohmad Hadiwijoyo, dalam acara diskusi yang digelar lembaganya di Jakarta, hari ini. Rohmad mengatakan persoalan kemacetan dan lingkungan menjadikan Jakarta tidak memiliki daya saing dengan kota lain di dunia.
Hal ini terlihat dari kemampuan kota dalam pengelolaan lingkungan dan kemacetan. Ia mencontohkan sampah atau limbah buangan yang terkumpul dalam jumlah besar seharusnya bisa dikelola menjadi energi pembangkit listrik. Sementara persoalan kemacetan Jakarta belum mampu menyediakan alternatif transportasi publik. Kondisi ini mengakibatkan kemacetan dan polusi berkepanjangan.
Didik J Rachbini Soroti Pengelolaan APBD DKI
Pada kesempatan yang sama, Calon Wakil Gubernur DKI, Didik Rachbini menilai pengelolaan APBD Jakarta masih tidak efisien. Hal ini ditunjukkan dengan alokasi anggaran yang sebagian besar digunakan untuk gaji pegawai dan bukan untuk warga Jakarta. Menurutnya selama ini Rp 22,3 triliun dari total APBD Rp 33,8 triliun APBD habis untuk anggaran gaji pegawai.
Padahal dana sebesar itu seharusnya bisa digunakan untuk pembangunan lima jembatan seperti Suramadu. Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta, Didik Rachibini menambahkan tidak maksimalnya kinerja Pemprov akan menimbulkan masalah kemacetan dan lingkungan di masa depan. Untuk itu pembenahan manajemen kepemimpinan perlu segera dilakukan. (eko/pum)





![Cerita di Balik Syuting Petualangan Sherina 2! [NGOBROL BARENG] Cerita di Balik Syuting Petualangan Sherina 2! [NGOBROL BARENG]](https://iswaranetwork.com/wp-content/uploads/2023/10/Cerita-di-Balik-Syuting-Petualangan-Sherina-2-NGOBROL-BARENG-180x135.webp)











