Kementerian Kesehatan Mengajak Masyarakat Kenali Kanker Anak

52
0

Jakarta (13/01/2012) Resiko Anak terkena penyakit kanker cukup besar. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, sepanjang tahun 2005 sampai 2007  di Jakarta diketahui jumlah penderita kanker pada anak antara usia 0 sampai 17 tahun sebesar 9 per 100 ribu anak. Kasus tertinggi kanker anak adalah leukimia  diikuti kanker mata dan kanker tulang. Dalam jumpa pers di Kantor Kementerian Kesehatan Jakarta hari ini Direktur Pengendalian Penyakit Tidak Menular kemenkes, Eko Rahajeng mengatakan Kementerian Kesehatan akan memprioritaskan pengendalian pada 4 jenis kanker yang banyak diderita seperti leukimia otak mata dan kanker tulang. Menurut Eko, kanker pada anak bukanlah merupakan kesalahan dari anak. Oleh Karena itu mengenali sejak awal gejala kanker anak perlu dipelajari, apalagi tiap tahunnya ada 4100 kasus baru kanker anak. Kanker anak sendiri disebabkan faktor penyebab seperti faktor genetik radiasi  faktor kimia dan  penyebaran virus. Untuk itu  deteksi dini diperlukan agar bisa mengenali kanker yang tidak bisa dicegah pada anak dan menerapkan penanganan medis agar sianak bisa disembuhkan.

Direktur Pengendalian Penyakit Tidak Menular, Kementerian Kesehatan, Eko Rahajeng menambahkan, pola hidup yang baik juga diperlukan untuk mencegah penyakit kanker anak. Selain itu, orang tua harus mengedukasi anak untuk tidak merokok makan makanan bergizi dan olahraga teratur. (eko/pum)

LEAVE A REPLY