Saat tiba tampak gambar Albert Einstein cukup besar di kaca atas menyambut para pengunjung. Konsep yang dipilih adalah 3 R Reuse, Reduce dan Recycle. Kursinya terbuat dari krat minuman bersoda pajangan dari kran air sampai wastafel yang terbuat dari CPU Macintosh G3. Bahkan tadahan untuk gelas minuman adalah disket. Belum lagi di dalam meja terpajang gambar monster yang terbuat dari 2000 lebih toots komputer. Café ini terdiri dari 2 lantai.
Sekarang kita icip-icip menunya yuk. Pilihan kali ini jatuh pada Gajetto fried rice dan Tea Gilla. Gajetto fried rice adalah nasi goreng dan telor yang dimasak dalam paprica. Bumbu paprikanya menyatu dalam masakan dan terasa gurih. Porsinya bisa untuk 2 orang lho. Tea Gilla sendiri terinspirasi dari teaquilla, tapi disini non alkohol, melainkan campuran buah-buah segar yang disajikan dengan taburan garam di pinggi gelasnya. Rasanya ? Unik. Dani, seorang pengunjung Gajetto Geek café mengaku sering kesini, karena suasana Geeknya yang kental dimana banyak gadget keren terpampang seolah berada di sebuah museum teknologi. Menu yang ditawarakan juga unik dan berbeda.
I-Listeners, selain Nasi goreng Gajetto dan Tea Gilla di tempat ini juga tersedia menu lain yang tidak kalah unik dan enak. Diantaranya fried platter, nasi goreng tom yam, chicken katsu, snowy fruit ctrl alt del juice dan ice red coffee. Soal harga tidak usah khawatir. Disini harga makanan dan minuman mulai Rp 15 ribu – Rp 50 ribu. Gajetto Geek Caf√© buka setiap hari dari jam 10.00 -22.00 WIB.