Inflasi Di Bulan Mei Naik 0,07 Persen

53
0

Jakarta (01/06/2012) Harga Barang secara umum pada bulan Mei 2012 naik 0,07 persen dibandingkan April tahun ini. Kenaikan ini umumnya dipicu oleh kurangnya pasokan barang  terutama pada bahan pokok. Dalam konferensi pers di kantor Badan Pusat Statistik atau BPS, Jakarta hari ini, kepala BPS, Suryamin mengatakan  dari 66 kota yang diamati 37 kota mengalami inflasi atau kenaikan harga barang dan 29 kota lainnya mengalami deflasi.

Menurutnya inflasi ini terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukan kenaikan indeks konsumen kelompok makanan jadi, minuman dan tembakau. Meski secara umum mayoritas kota mengalami inflasi  masih ada beberapa kota justru mengalami deflasi atau penurunan harga barang. Beberapa komoditi barang yang mengalami penurunan harga diantaranya cabe rawit, beras ikan dan emas perhiasan. Suryamin berharap  hasil penelitian ini bisa dijadikan bahan pertimbangan pemerintah  dalam membuat kebijakan untuk mempertahankan ketersediaan barang. Hal ini diperlukan agar harga barang bisa stabil  dan tetap terjangkau masyarakat.

Kunjungan Wisatawan Ke Indonesia Menurun

Sementara itu, dari sektor pariwisata, Minat wisatawan mancanegara untuk mengunjungi Indonesia bulan April lalu diketahui mengalami penurunan. Hal ini terlihat dari penurunan kunjungan sekitar 4,93 persen dari jumlah kunjungan bulan maret. Dalam konferensi pers di kantor Badan Pusat Statistik atau BPS, Jakarta hari ini, Kepala BPS, Suryamin mengatakan  dari 19 pintu masuk yang dipantau  pada maret lalu ada 658 ribu wisatawan mancanegara yang masuk Indonesia. Sedangkan pada April  hanya mencapai 626 ribu orang.

Penurunan kunjungan paling tinggi terjadi di Bandara Sepingan, Balikpapan dan Bandara Entikong, Pontianak. Menurut Suryamin  penurunan ini terjadi karena faktor siklus bulanan  dimana April merupakan low season untuk wisatawan. Penurunan jumlah wisatawan mancanegara  berdampak pada penumpang angkutan umum. Jumlah penumpang angkutan udara domestik pada April menurun 2,13 persen dibandingkan Maret 2012. Hal serupa juga terjadi pada pada penerbangan internasional  yang turun 6 persen. Untuk penumpang kereta api turun 2 persen dibandingkan Maret lalu. Sementara untuk angkutan laut mengalami kenaikan 1,4 persen. (eko/ary)

Post Author

LEAVE A REPLY