Pendarahan jadi Penyebab Meninggalnya Bayi Kembar Zahira dan Syakira

58
0

Jakarta (13/01/2012) Kematian bayi kembar siam dempet kepala Syakira dan Zahira disebabkan proses pendarahan berat selama proses pemisahan bayi oleh tim dokter Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo atau RSCM . Usai operasi pemisahan 12 Januari  tim dokter melakukan penutupan sementara kepala  sambil menunggu kestabilan bayi pasca operasi. Tapi kenyataan berbicara lain  saat pemindahan bayi 2 Zahira ke ruang Perinatologi  bayi 1, Syakira pucat dan frekuensi denyut nadi menurun dan dilakukan resusitasi jantung tapi tidak berhasil  dan kemudian dinyatakan meninggal dengan dugaan pendarahan. Sementara, bayi 2 Zahira selama perawatan juga dalam keadaaan tidak stabil dengan bantuan ventilator. Zahira dalam perkembangannya juga mengalami penurunan frekuensi denyut nadi dan meninggal akibat dugaan pendarahan kepala. Dalam jumpa pers di RSCM Jakarta, Kepala Tim Dokter, Bambang Supriyatno mengatakan  operasi atas bayi kembar Syakira dan Zahira dilakukan selama 24 jam. Secara prosedur penanganan operasi dilakukan maksiml  dengan kondisi bayi yang naik turun.

I-Listeners, bayi kembar siam dempet kepala atau kraniopagus Syakira dan Zahira  lahir dari pasangan Siti Maryam dan Edi Utomo pada 16 November 2011 lalu di RSCM. Pasca dilahirkan dokter RSCM mendapatkan kelainan bawaan  kembar siam dengan penyatuan di bagian kepala pada keduanya  dan diputuskan untuk dilakukan operasi hingga akhirnya meninggal dunia. (eko/pum)

LEAVE A REPLY