Ia mengatakan, masyarakat tidak akan kekurangan sembako segala jenis selama ramadhan karena persediaan pedagang dipasaran akan tetap mencukupi meski permintaan masyarakat akan tinggi selama Ramadhan. Menurutnya, meskipun dinyatakan aman namun kebutuhan pokok di Sulbar mengalami kenaikan menyusul kebijakan pemerintah menaikkan BBM yang memicu naiknya harga sembako.
Suharnati mengatakan, kenaikan harga di pasaran masih dianggap wajar karena masih dijangkau masyarakat Mamuju secara luas. “Kenaikan harga sembako masih terkendali dan masih dijangkau masyarakat untuk dibeli, uang masyarakat masih cukup memenuhi kebutuhan hidupnya,” katanya.
Menurutnya, apabila kenaikan harga selama Ramadhan sudah tidak terkendali maka pemerintah akan segera melakukan operasi pasar untuk mengendalikan harga agar stabil dan dijangkau masyarakat. Ia mengatakan, stok persediaan sembako masyarakat juga akan tersedia di daerah terpencil Sulbar, karena pendistribusian sembako berjalan lancar. “Seluruh wilayah terpencil juga aman memenuhi kebutuhan pokoknya selama Ramadhan karena distribusi sembako berjalan lancar berdasarkan pantauan pemerintah,” katanya.
Sumber : Kantor Berita ANTARA