Jakarta (15/02/2013), Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia atau YLKI menemukan banyak depot air minum isi ulang yang tidak memenuhi standar kelayakan sarana. Dari rilis yang diterima I-Radio, Peneliti YLKI, Ida Marlinda Loenggana menjelaskan banyak depot yang mencuci galon hanya dengan membilas dan tidak disikat. Termasuk tidak menyalakan lampu ultraviolet untuk sterilisasi.
Menurut Ida sarana tidak layak depot bisa berpengaruh terhadap kualitas air minum yang dijual. Dari 20 depot yang disurvei YLKI hanya 3 depot yang memenuhi standar pencucian galon dengan benar. YLKI melakukan penelitian dengan mengambil sampel 20 depot air minum isi ulang di 5 wilayah Jakarta. Hasilnya sejumlah depot kedapatan tidak memenuhi standar pengisian air ulang. (eko/pum)





![Cerita di Balik Syuting Petualangan Sherina 2! [NGOBROL BARENG] Cerita di Balik Syuting Petualangan Sherina 2! [NGOBROL BARENG]](https://iswaranetwork.com/wp-content/uploads/2023/10/Cerita-di-Balik-Syuting-Petualangan-Sherina-2-NGOBROL-BARENG-180x135.webp)










