Presiden SBY Minta Guru Harus Bebas Dari Politik Praktis

37
0

Jakarta (04/11/2012) Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengingatkan guru harus bebas dari politik praktis. Dalam acara puncak peringatan Hari Guru Nasional 2012 di Sentul Jawa Barat, hari ini Presiden Yudhoyono mengatakan  banyak guru yang menjadi korban pasca penyelenggaraan pilkada. Presiden SBY menghimbau jangan sampai kepentingan politik merusak profesi mulia guru sebagai pengajar. Sebelumnya, Ketua umum Pengurus Besar PGRI, Sulistio mengakui saat ini guru banyak menjadi korban politik pasca pilkada dan mengganggu kinerja para guru.

Presiden Janjikan Kesejahteraan Guru Meningkat 

Dalam kesempatan ini, Presiden Yudhoyono juga mendukung perbaikan peraturan pemerintah atau PP no.74 tahun 2008 tentang guru sehingga guru negeri dan swasta mendapat jenjang karir dan kesejahteraan yang lebih baik. Dalam Dalam sambutan pada puncak peringatan Hari Guru Nasional 2012 dan HUT PGRI ke 67 di Sentul Internasional Convention Center, Jawa Barat, hari ini  Presiden Yudhoyono mengatakan peningkatan kesejahteraan guru tersebut harus disesuaikan dengan kemampuan APBN maupun APBD di daerah masing-masing. Presiden Yudhoyono mengaku tidak setuju untuk meningkatkan kesejahteraan guru  negara harus berhutang. Sebelumnya, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhammad Nuh, mengaku sekarang ini pihaknya dalam tahap uji publik terhadap perbaikan PP tentang guru. Dengan perbaikan PP tersebut  diharapkan guru tidak menjadi persoalan sendiri  melainkan bagian dr solusi bangsa. (eko/nuk)

Post Author

LEAVE A REPLY