Jakarta (04/11/2012) Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengingatkan guru harus bebas dari politik praktis. Dalam acara puncak peringatan Hari Guru Nasional 2012 di Sentul Jawa Barat, hari ini Presiden Yudhoyono mengatakan banyak guru yang menjadi korban pasca penyelenggaraan pilkada. Presiden SBY menghimbau jangan sampai kepentingan politik merusak profesi mulia guru sebagai pengajar. Sebelumnya, Ketua umum Pengurus Besar PGRI, Sulistio mengakui saat ini guru banyak menjadi korban politik pasca pilkada dan mengganggu kinerja para guru.
Presiden Janjikan Kesejahteraan Guru Meningkat
Dalam kesempatan ini, Presiden Yudhoyono juga mendukung perbaikan peraturan pemerintah atau PP no.74 tahun 2008 tentang guru sehingga guru negeri dan swasta mendapat jenjang karir dan kesejahteraan yang lebih baik. Dalam Dalam sambutan pada puncak peringatan Hari Guru Nasional 2012 dan HUT PGRI ke 67 di Sentul Internasional Convention Center, Jawa Barat, hari ini Presiden Yudhoyono mengatakan peningkatan kesejahteraan guru tersebut harus disesuaikan dengan kemampuan APBN maupun APBD di daerah masing-masing. Presiden Yudhoyono mengaku tidak setuju untuk meningkatkan kesejahteraan guru negara harus berhutang. Sebelumnya, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhammad Nuh, mengaku sekarang ini pihaknya dalam tahap uji publik terhadap perbaikan PP tentang guru. Dengan perbaikan PP tersebut diharapkan guru tidak menjadi persoalan sendiri melainkan bagian dr solusi bangsa. (eko/nuk)





![Cerita di Balik Syuting Petualangan Sherina 2! [NGOBROL BARENG] Cerita di Balik Syuting Petualangan Sherina 2! [NGOBROL BARENG]](https://iswaranetwork.com/wp-content/uploads/2023/10/Cerita-di-Balik-Syuting-Petualangan-Sherina-2-NGOBROL-BARENG-180x135.webp)










